Siak Sri Indrapura, 11 Juli 2026
Yayasan Buana Nusa Lestari (BNL) resmi membuka Pelatihan Trainer of Trainer (ToT) “Pengelolaan Lahan Gambut Terpadu dan Penguatan Pekebun Berkelanjutan” hari ini, Sabtu (11/7). Pelatihan yang berlangsung empat hari, 11–14 Juli 2026, ini menjadi tahap sentral dari program Lokalatih Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan Berbasis Standar ISPO/RSPO untuk Perkebunan Rakyat, bagian dari Program Integrated Management of Peatland Landscapes in Indonesia (IMPLI-IFAD) yang didukung Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Global Environment Facility (GEF), dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).
Sebanyak 24 Champion Desa yang mewakili 12 desa di Kabupaten Siak dan Kabupaten Bengkalis hadir mengikuti sesi pembukaan. Para Champion ini sebelumnya telah menandatangani surat kerja sama dan mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah desa masing-masing, sebagai bagian dari proses persiapan yang telah dituntaskan BNL bersama seluruh desa intervensi.

Sesi pembukaan ToT Champion Desa, diikuti narasumber, tim fasilitator BNL, dan para calon Champion dari 12 desa intervensi.
Pelatihan ini dirancang bukan sekadar sosialisasi satu kali, melainkan sebagai fondasi kesiapan awal petani sawit swadaya menuju prinsip ISPO/RSPO, tanpa mengklaim langsung terbitnya sertifikat dalam waktu singkat. Fokus utama ToT adalah membangun pemahaman inti mengenai pengelolaan gambut berkelanjutan, tata air, dan pencegahan kebakaran, sekaligus mencetak fasilitator lokal yang mampu menularkan pengetahuan tersebut kepada petani di desa masing-masing.


Selama empat hari ke depan, ke-24 Champion Desa akan mengikuti rangkaian materi inti ISPO/RSPO, praktik lapangan, simulasi fasilitasi, pre-test dan post-test, hingga penyusunan rencana aksi desa. Rangkaian ini menjadi bekal bagi Champion untuk melaksanakan pelatihan ulang berjenjang di desa masing-masing setelah ToT selesai.
Peserta ToT Champion Desa berfoto bersama usai sesi pembukaan pelatihan di Siak Sri Indrapura.
Setelah menuntaskan ToT pada 14 Juli 2026, para Champion Desa akan kembali ke 12 desa asal untuk melaksanakan pelatihan ulang berjenjang bagi target total 1.200 petani kelapa sawit swadaya. Tahap ini menjadi langkah lanjutan program dalam membangun kesiapan awal petani di wilayah ekosistem gambut Kabupaten Siak dan Bengkalis menuju praktik perkebunan yang lebih berkelanjutan dan audit-defensible.







